|
Saturday, December 19, 2009 12/19/2009 11:41:00 PM
Pit Tanggap Bencana

Artikel Harian Kedaulatan Rakyat, tanggal 19 Desember 2009:
Puluhan pesepeda (pengendara sepeda. red) dari organisasi Bike To Work Yogyakarta melakukan sosialisasi penyebaran leafleat, stiker dan poster di berbagai halte bus Trans Jogja. Sabtu (19/12). Mereka mengadakan acara Pit Tanggap Bencana, turut mendukung launching Forum Penanggulangan Resiko Bencana DIY di kompleks UGM.
Menurut Noer Cholik, koordinator internal affair Bike To Work Yogyakarta, pihaknya semenjak dulu memang mendukung sosialisasi penggunaan sepeda, untuk mengurang polusi yang dapat mengakibatkan pemanasan global dan perubahan iklim. Menurutnya, perubahan iklim merupakan salah satu bencana utama yang mengancam umat manusia di dunia, akibat kelalaian manusia sendiri.
"Oleh karena itu, kami turut mendukung launching forum PRB, akrena kami dari dulu selalu mensosialisasikan bahaya perubahan iklim, dan salah satu solusi utamanya adalah dengan bersepeda. Tadi kami mulai dari titik nol bersepeda membagi-bagikan informasi PRB di halte-halte Trans Jogja, sembari mengajak masyarakat bersepeda," ujarnya.
Diakuinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta sangat mendukung antisipasi perubahan iklim, dengan menyediakan jalur sepeda dan ruang tunggu sepeda di lampu merah. Namun menurutnya, masyarakat Jogja masih banyak yang belum bersedia mengurangi pemakaian kendaraan bermotor.
"Di ruang tunggu sepeda saja, masih banyak motor yang memakai ruang tersebut. Seharusnya masyarakat harus lebih menghormati pemakai sepeda. Lingkungan akan lebih bersahabat kalau kita mau bersepeda. Komunitas kami setiap Rabu sore berkumpul di bundaran UGM. Masyarakat yang ingin bergabung silakan datang," ujarnya.Labels: B2W, Pit Tanggap Bencana
posted by Garasi Sepeda at
12/19/2009 11:41:00 PM
0 Comments:
|